Claude Bernard

11 06 2008

Penemu Experimental Physiology dan Experimental Pharmacology

Claude Bernard lahir pada 12 Juli 1813 di Saint Julien, Perancis. Ia sangat berbakat dalam hal sastra. Ia merupakan penulis sains klasik, Introduction to the Study of Experimental Medicine yang dipublikasikan pada tahun 1865. Bernard memulai pendidikannya di Jesuit College, Villefranche. Memasuki usia 19 tahun, Bernard mulai magang pada seorang ahli obat di Lyon. Selama berada di Lyon, bakat sastra yang dimilikinya mulai berkembang dan ia menulis sebuah naskah komedi, “La Rose du Rhone”, yang langsung diperankannya di panggung.
Setelah mendengar sambutan yang baik orang-orang mengenai pementasan naskah komedinya, Bernard pun terdorong untuk menulis drama lima babak yang berjudul “Arthur de Bretagne”. Pada tahun 1834, Bernard menyerahkan naskah tersebut pada Saint Marc Girardin, yang dulu lebih dikenal sebagai kritikus. Saint Marc Girardin-lah yang membuat Bernard tertarik untuk mempelajari obat-obatan. Saint mengatakan kepadanya bahwa mempelajari obat-obatan merupakan suatu hal yang bisa dipastikan sebagai mata pencahariannya dibandingkan dengan sastra. Bernard memutuskan untuk mempelajari obat-obatan dan berjuang untuk mengikuti sekolah medis, sampai akhirnya ia memperoleh gelar di bidang medis pada tahun 1843.
Awalnya, Bernard ingin menjadi seorang dokter, tapi dia malah menjadi preparateur atau asisten dosen ahli fisiologi terkenal, Francois Magendie. Claude Bernard mulai belajar mengenai dasar-dasar percobaan obat-obatan dari Magendie. Tak lama kemudian, Bernard menjadi ahli pada pembedahan hewal kecil dan menghasilkan penyelidikan eksperimental yang sistematik mengenai proses fisiologis yang dimulainya dengan mempelajari sistem pencernaan.
Pada tahun 1847, ia ditunjuk sebagai wakil dari Magandie, dan 6 tahun kemudian, Bernard menggantikan posisi Magandie sebagai profesor di College de France. Pada tahun 1862, kesehatannya menurun, dan sembuh total setelah 8 tahun kemudian. Pada tahun-tahun terakhirnya, dia berkenalan dengan Napoleon III yang sangat menganguminya, lalu mendirikan dua laboratorium yang sangat lengkap untuk Bernard. Laboratorium tersebut terletak satu di Sorbonne dan yang lainnya di Musee d’Histoire Naturelle. Pada tahun 1867, kerajaan menjadikannya anggota Senat dan ia memegang komando the Legion d’Honneur dan menjadi anggota the Academie de France pada tangal 27 Mei 1869 dan menjadi presidennya. Ia terpilih sebagai presiden the Societe de biologie pada tahun 1867 dan ditunjuk sebagai senator Kerajaan pada 6 Mei 1869. Claude Bernard meninggal pada 10 Februari 1878.
Penelitian penting pertamanya mempelajari tentang pankreas dan fungsinya. Bernard menjelaskan peran pankreas pada pencernaan lemak. Seperti yang diyakini oleh ahli biologi bahwa binatang, tidak seperti tumbuhan, tidak dapat membuat senyawa kompleks dengan sendirinya tetapi hanya menggunakan hasil yang dihasilkan oleh tumbuhan seperti karbohidrat, protein dan yang lainnya. Ia menindaklanjuti berbagai transformasi bahan-bahan makanan yang terdapat pada organisme hewan dan memulainya dengan mempelajari karbohidrat, sampai ia menemukan bahwa gula dapat terbentuk di hati. Bernard mengisolasi substansi dari jaringan hati yang bukan merupakan suatu gula, kemudian di konversi melalui fermentasi menjadi dekstrosa. Ia menyebutnya glikogen. Ia juga menemukan urat syaraf yang mengontrol suplai darah ke berbagai organ. Bernardlah salah satu kontributor yang paling besar pada bidang fisiologi yang memberikan idenya bahwa kehidupan tergantung pada lingkungan internal yang konstan (homeostatis).
(borry, chem-is-try.org)


Tindakan

Information

Tinggalkan sebuah tanggapan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.